Tidak semua yang terluka belajar menyembuhkan,
ada juga yang tanpa sadar…
hanya belajar bagaimana cara melukai.


“dia pernah bercerita disakiti oleh masa lalunya”
→ Dia adalah seseorang yang pernah terluka, pernah jadi korban, dan pernah butuh didengar.

“namun mengapa kini dia menyakiti orang yang mendengar ceritanya”
→ Ada perubahan: dari yang dulu disakiti, sekarang justru menyakiti orang lain—bahkan orang yang peduli dan mau mendengarkan.

Makna yang tersirat:
Kadang orang yang paling terluka, tanpa sadar bisa menjadi peluka.
Bukan karena dia jahat, tapi karena lukanya belum selesai, belum sembuh, dan akhirnya “tumpah” ke orang lain.

Intinya:
Ini tentang siklus luka—ketika seseorang yang dulu butuh dipahami, justru berubah jadi orang yang membuat orang lain merasakan hal yang sama.